Perbedaan produk digital dan produk fisik

cara membuat produk digital

Perbedaan produk digital dan produk fisik- Membuat produk digital tidak sesulit yang Anda kira. Tentu apabila tahu kiat and tricknya. Jika Anda mau bisnis yang bikin sekali untung berkali- kali, bersiaplah masuk ke dalam bisnis digital. Tapi sebelum menjawab bagaimana membuat produk digital, ada sebagian hal yang perlu Anda ketahui

Pengertian produk digital

Berdasarkan Wikipedia produk digital ialah produk dengan wujud bukan fisik atau lazimnya berbentuk elektronik yang biasanya diperjual-belikan secara online lewat media dunia maya. Lazimnya produk berupa file atau akses materi yang bisa diakses di anggota area. Akhir – akhir ini memang terjadi perubahan yang cukup masif kepada tren digital ini. Ada pelbagai hal yang sudah diubah dalam bentuk komputerisasi. Musik, informasi (surat kabar), hingga pelajaran maupun materi kursus malahan telah berubah menjadi digital (ecourse). Jadi belum telat jikalau Anda baru membaca blog ini dan berharap mengawali bisnis digital– Perbedaan produk digital dan produk fisik

Perbedaan produk digital dan produk fisik

Sempat saya singgung sedikit di atas tentang macam – macam produk digital. Pada awal 2000-an mulai terjadi perubahan menuju era digital. Namun trennya tak sebanyak sekarang. Saat ini yang menjadi tren adalah:

        1. Ebook

Ini wujud lain dari buku yang sebelumnya berbentuk kertas. Jika sebelumnya kita sering kali membawa buku yang tebal dan berat (hingga kini saya masih mengaplikasikannya😊), sekarang bisa hadir dalam format yang ringkas pun dapat dibaca melalui gadget yang Anda bawa tiap hari. Ebook tentu saja lebih ramah lingkungan karena dengan amat signifikan dapat mengurangi keperluan kita akan kertas. Melainkan membaca buku melalui ebook ini lebih gampang lelah dibandingi kita membaca buku fisik.–Perbedaan produk digital dan produk fisik

        2. Ecourse (kursus online)

Kesibukan seseorang dapat menghalangi keinginannya untuk bertatap muka dengan yang lain. Lebih-lebih lagi dalam waktu yang lama. Kebutuhan ilmu pengetahuan yang banyak tapi diatur oleh waktu yang terbatas, memunculkan sebuah solusi yang dinamakan ecourse. Umumnya ecourse ini berupa video maupun file pdf yang dapat dipelajari kapanpun dan dimanapun. Pembuat ecourse juga menyediakan support sebagai after-sales service sehingga peserta dapat menanyakan terhadap mentor sekiranya ada kendala selama belajar.

        3. Software

Kalau dahulu kita hanya mengenal operating system PC atau software untuk keperluan office, sekarang sudah merambah pada tools – tools yang banyak digunakan untuk kebutuhan sehari – hari. Sebagai digital marketer, saya mengamati semakin banyak tools yang bermunculan saat ini. Pun beberapa mengajarkan bagaimana membuat software. Software/tools ini bisa berupa desktop application, website-based application, atau aplikasi yang bisa dijalankan di ponsel. Seumpama Instagenic, Gramatic, dsb.

        4. Template

Seandainya saya tanya lazimnya powerpoint diterapkan untuk apa? Pasti kebanyakan akan menjawab: PRESENTASI. Tidak salah melainkan sekarang powerpoint tak cuma digunakan untuk itu. Powerpoint sekarang mulai banyak digunakan untuk mendesain gambar atau video promosi. Oleh sebab itu banyak yang menjual template siap edit, umpamanya disini. Bukan hanya power point, pun situs/blog pun telah ada templatenya. Tinggal edit dan pakai. Mudah kan? Umpamanya yakni  template powerpoint untuk desain postingan di Instagram: Instalite

         5. Musik

Awalnya musik ini disimpan dalam piringan hitam yang berukuran besar. Berikutnya semakin kecil dalam format kaset. Dan berubah lagi kian tipis dalam format disc. Kini musik dapat dirasakan dimana saja sebab berupa file yang malahan bisa dimasukkan dalam gadget kita.

Keuntungan/kelebihan produk digital

Ada beberapa jawaban kenapa produk digital begitu menguntungkan:

          1. Low cost

Bayangkan apabila ada 1 juta orang yang membutuhkan buku. Berarti akan ada 1 juta exemplar buku yang sepatutnya dijadikan. Profit yang seharusnya dicover dalam pembuatan buku fisik ini bisa berupa kertas, biaya produksi, transportasi, sewa toko, dan lain-lain. Bandingkan dengan ebook yang dapat dihasilkan hanya dengan modal aplikasi office kemudian kita pasarkan melewati medsos

          2. Keuntungan bisnis

Karena tarif produksi yang rendah, produk digital boleh dibilang memiliki tingkat revenue yang menggiurkan. Lagi – lagi saya contohkan buku: seandainya ada 1 juta orang yang ingin membaca buku, kita tak perlu membuat 1 juta buku. Cukup membikin 1 file ebook, duplikasi, kemudian sebarkan. Intinya kita dapat BIKIN SEKALI, JUAL BERKALI – KALI.

          3. Praktis

Ini merupakan keuntungan bagi pengguna. Produk digital yang dibeli dapat diakses dimana saja. Termasuk gadget yang biasanya ditaruh di kantong.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan produk digital akan semakin meningkat.  Menjadi opsi Anda mau menjadi penonton atau pemain. Di Indonesia sendiri belum banyak pemain di bisnis digital. Pastikan Anda menjadi salah satunya. Jikalau Anda berharap mempunyai produk digital tanpa semestinya bikin sendiri, silakan klik gambar di bawah untuk solusi praktisnya — Perbedaan produk digital dan produk fisik

membuat produk digtal